
Rp70.000,00
Mengapa kita sering menyesali keputusan yang sudah diambil? Mengapa orang yang cerdas sekalipun tetap bisa salah memilih pasangan, karier, pertemanan, atau jalan hidupnya sendiri? Jawabannya sering kali bukan karena kurang pengetahuan, melainkan karena emosi yang tidak kita sadari sedang memegang kendali. Saat marah, takut, kecewa, terluka, atau terlalu bersemangat, kita kerap membuat keputusan yang kemudian ingin kita putar kembali.
Melalui buku ini, Anda akan diajak memahami bagaimana emosi memengaruhi setiap pilihan hidup, mengenali pola keputusan yang terus berulang, serta belajar memberi jeda sebelum bereaksi. Dengan bahasa yang hangat, reflektif, dan mudah dipahami, buku ini membantu Anda melihat bahwa banyak penyesalan sebenarnya bisa dicegah ketika kita belajar mengenali diri sendiri terlebih dahulu.
Jeda Sebelum Memilih bukan tentang menjadi manusia yang sempurna atau tidak pernah salah. Buku ini adalah tentang mengambil kembali kendali atas hidup Anda—satu keputusan demi satu keputusan. Karena masa depan tidak dibentuk oleh satu langkah besar yang dramatis, melainkan oleh pilihan-pilihan kecil yang Anda ambil setiap hari. Dan keputusan terbaik selalu lahir dari hati yang tenang, pikiran yang jernih, dan emosi yang terkelola dengan baik.
Mengapa kita sering menyesali keputusan yang sudah diambil? Mengapa orang yang cerdas sekalipun tetap bisa salah memilih pasangan, karier, pertemanan, atau jalan hidupnya sendiri? Jawabannya sering kali bukan karena kurang pengetahuan, melainkan karena emosi yang tidak kita sadari sedang memegang kendali. Saat marah, takut, kecewa, terluka, atau terlalu bersemangat, kita kerap membuat keputusan yang kemudian ingin kita putar kembali.
Melalui buku ini, Anda akan diajak memahami bagaimana emosi memengaruhi setiap pilihan hidup, mengenali pola keputusan yang terus berulang, serta belajar memberi jeda sebelum bereaksi. Dengan bahasa yang hangat, reflektif, dan mudah dipahami, buku ini membantu Anda melihat bahwa banyak penyesalan sebenarnya bisa dicegah ketika kita belajar mengenali diri sendiri terlebih dahulu.
Jeda Sebelum Memilih bukan tentang menjadi manusia yang sempurna atau tidak pernah salah. Buku ini adalah tentang mengambil kembali kendali atas hidup Anda—satu keputusan demi satu keputusan. Karena masa depan tidak dibentuk oleh satu langkah besar yang dramatis, melainkan oleh pilihan-pilihan kecil yang Anda ambil setiap hari. Dan keputusan terbaik selalu lahir dari hati yang tenang, pikiran yang jernih, dan emosi yang terkelola dengan baik. Penulis
Penerbit
Penyunting
Tahun Terbit
Jml. Halaman
Bahasa
Dimensi
ISBN
Jenis Cover