
Rp70.000,00
Menolong memang tidak salah, tapi …
Banyak orang bilang menolong bisa membuat hidup lebih bahagia dan bermakna. Menolong juga bisa memperkuat hubungan dengan orang lain. Dengan menolong, kita bisa merasa terhubung dengan orang lain. Ada perasaan berarti saat hidup kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Bahkan kadang, saat kita tidak berniat menolong, atau mengurungkan untuk tidak menolong, kita masih sempat berpikir “Kalau bukan aku, siapa lagi yang akan menolong mereka?”. Akhirnya, kita mengulangi pola yang sama, kembali menolong, menolong, dan menolong.
Menolong itu baik, tapi …
Menolong bukan hanya perkara niat, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan dan orang pilihan yang ingin ditolong. Bagaimanapun di titik tertentu, ketika menolong orang lain terus menerus, dan mengorbankan diri, itu juga tidak akan berakhir baik. Bagi kita yang terbiasa menolong, mungkin akan merasa sunyi saat memutuskan untuk tidak menolong. Namun, bijaksana dalam menolong sesungguhnya sedang menolong diri kita sendiri. Jangan menyelamatkan orang, tapi menenggelamkan diri. Jangan membantu orang, lalu mengabaikan diri. Saat tidak sanggup memberi bantuan, kamu boleh menarik diri. Bersikap lebih jujur agar hati tidak kesulitan jauh lebih baik dibanding memaksa selalu menolong tapi diri tidak tertolong.
Menolong memang tidak salah, tapi …
Banyak orang bilang menolong bisa membuat hidup lebih bahagia dan bermakna. Menolong juga bisa memperkuat hubungan dengan orang lain. Dengan menolong, kita bisa merasa terhubung dengan orang lain. Ada perasaan berarti saat hidup kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Bahkan kadang, saat kita tidak berniat menolong, atau mengurungkan untuk tidak menolong, kita masih sempat berpikir “Kalau bukan aku, siapa lagi yang akan menolong mereka?”. Akhirnya, kita mengulangi pola yang sama, kembali menolong, menolong, dan menolong.
Menolong itu baik, tapi …
Menolong bukan hanya perkara niat, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan dan orang pilihan yang ingin ditolong. Bagaimanapun di titik tertentu, ketika menolong orang lain terus menerus, dan mengorbankan diri, itu juga tidak akan berakhir baik. Bagi kita yang terbiasa menolong, mungkin akan merasa sunyi saat memutuskan untuk tidak menolong. Namun, bijaksana dalam menolong sesungguhnya sedang menolong diri kita sendiri. Jangan menyelamatkan orang, tapi menenggelamkan diri. Jangan membantu orang, lalu mengabaikan diri. Saat tidak sanggup memberi bantuan, kamu boleh menarik diri. Bersikap lebih jujur agar hati tidak kesulitan jauh lebih baik dibanding memaksa selalu menolong tapi diri tidak tertolong. Penulis
Penerbit
Penyunting
Tahun Terbit
Jml. Halaman
Bahasa
Dimensi
ISBN
Jenis Cover