Produk: Kita Semua Kelelahan: Tentang Kembali Tidur Nyenyak Setelah Kehilangan Jeda
MOCKUP COVER Art of Sleeping

Kita Semua Kelelahan: Tentang Kembali Tidur Nyenyak Setelah Kehilangan Jeda

Rp80.000,00

Malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat. Namun bagi banyak orang, malam justru berubah menjadi ruang tanpa akhir yang dipenuhi notifikasi, video pendek, dan kebiasaan berkata, “lima menit lagi.” Kita tahu tubuh lelah, mata terasa berat, dan pagi akan datang dengan konsekuensinya sendiri. Namun entah mengapa, mematikan layar sering terasa jauh lebih sulit daripada yang seharusnya. Selama ini, kurang tidur sering dianggap sekadar masalah disiplin atau manajemen waktu. Padahal, di balik kebiasaan begadang, ada cerita yang lebih dalam. Tentang pikiran yang sulit tenang, keinginan untuk melarikan diri sejenak dari tuntutan hidup, kebutuhan untuk merasa ditemani, atau usaha mencari kendali atas waktu yang terasa semakin sempit. Begadang bukan hanya soal tidur yang tertunda, tetapi juga tentang hubungan kita dengan diri sendiri. Melalui perpaduan sains, psikologi, dan refleksi yang hangat, buku ini mengajak Anda memahami mengapa tidur terasa semakin sulit di era modern. Bukan untuk menghakimi atau memaksa Anda berubah dalam semalam, melainkan untuk membantu menemukan kembali arti istirahat yang sesungguhnya—sebuah cara sederhana untuk merawat diri, memulihkan tubuh dan pikiran, serta pulang kepada diri sendiri setelah hari yang panjang.

Bagikan

Malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat. Namun bagi banyak orang, malam justru berubah menjadi ruang tanpa akhir yang dipenuhi notifikasi, video pendek, dan kebiasaan berkata, “lima menit lagi.” Kita tahu tubuh lelah, mata terasa berat, dan pagi akan datang dengan konsekuensinya sendiri. Namun entah mengapa, mematikan layar sering terasa jauh lebih sulit daripada yang seharusnya. Selama ini, kurang tidur sering dianggap sekadar masalah disiplin atau manajemen waktu. Padahal, di balik kebiasaan begadang, ada cerita yang lebih dalam. Tentang pikiran yang sulit tenang, keinginan untuk melarikan diri sejenak dari tuntutan hidup, kebutuhan untuk merasa ditemani, atau usaha mencari kendali atas waktu yang terasa semakin sempit. Begadang bukan hanya soal tidur yang tertunda, tetapi juga tentang hubungan kita dengan diri sendiri. Melalui perpaduan sains, psikologi, dan refleksi yang hangat, buku ini mengajak Anda memahami mengapa tidur terasa semakin sulit di era modern. Bukan untuk menghakimi atau memaksa Anda berubah dalam semalam, melainkan untuk membantu menemukan kembali arti istirahat yang sesungguhnya—sebuah cara sederhana untuk merawat diri, memulihkan tubuh dan pikiran, serta pulang kepada diri sendiri setelah hari yang panjang.

Buku Terkait

Buku Favorit Kamu

No data was found
Search
Cari berdasarkan tag
Daftar Tag pada Produk di Website ini
Cari berdasarkan kategori
Daftar Kategori pada Produk di Website ini