
Rp75.000,00
Di kebun yang sama, Ayah dan Ibu menanam benih terakhir mereka. Ia datang ketika musim sudah berganti beberapa kali, ketika tanah telah menyimpan banyak jejak, dan ketika pohon-pohon lain lebih dulu tumbuh memenuhi langit.
Anak terakhir tumbuh dengan musim yang berbeda. Ia menerima cinta yang lebih lembut, namun sering kali dibungkus kekhawatiran yang membuat langkahnya pendek. Di antara tanaman lain ia tampak paling beruntung. Namun tak banyak yang tahu, akarnya sering tumbuh bersama rasa ragu.
Perayaan Hilang Arah merekam perjalanan tanaman terakhir yang tumbuh di kebun keluarga. Buku ini menganyam luka-luka yang kerap disalahpahami sebagai keberuntungan: overprotection, perbandingan antar saudara, ketakutan mengecewakan orang tua, dan rasa bersalah karena ingin pergi.
Tidak semua tanaman yang tumbuh paling akhir merasa paling bebas berkembang. Dan tidak semua yang terlihat paling dimanja tumbuh tanpa luka. Kadang, hilang arah adalah satu-satunya musim yang memberi anak terakhir keberanian untuk keluar dari bayang-bayang, menemukan cahayanya sendiri, dan akhirnya bertumbuh bukan sebagai versi siapa-siapa, melainkan sebagai dirinya sendiri.
Di kebun yang sama, Ayah dan Ibu menanam benih terakhir mereka. Ia datang ketika musim sudah berganti beberapa kali, ketika tanah telah menyimpan banyak jejak, dan ketika pohon-pohon lain lebih dulu tumbuh memenuhi langit.
Anak terakhir tumbuh dengan musim yang berbeda. Ia menerima cinta yang lebih lembut, namun sering kali dibungkus kekhawatiran yang membuat langkahnya pendek. Di antara tanaman lain ia tampak paling beruntung. Namun tak banyak yang tahu, akarnya sering tumbuh bersama rasa ragu.
Perayaan Hilang Arah merekam perjalanan tanaman terakhir yang tumbuh di kebun keluarga. Buku ini menganyam luka-luka yang kerap disalahpahami sebagai keberuntungan: overprotection, perbandingan antar saudara, ketakutan mengecewakan orang tua, dan rasa bersalah karena ingin pergi.
Tidak semua tanaman yang tumbuh paling akhir merasa paling bebas berkembang. Dan tidak semua yang terlihat paling dimanja tumbuh tanpa luka. Kadang, hilang arah adalah satu-satunya musim yang memberi anak terakhir keberanian untuk keluar dari bayang-bayang, menemukan cahayanya sendiri, dan akhirnya bertumbuh bukan sebagai versi siapa-siapa, melainkan sebagai dirinya sendiri. Penulis
Penerbit
Penyunting
Tahun Terbit
Jml. Halaman
Bahasa
Dimensi
ISBN
Jenis Cover