
Rp80.000,00
BELAJAR DEWASA LEWAT KATA-KATA KECIL
Mengapa mengucapkan maaf, tolong, terima kasih, dan permisi terasa begitu mudah saat kita masih kecil, tetapi menjadi semakin sulit ketika dewasa? Bukan karena kita tidak tahu caranya, melainkan karena ada sesuatu yang tumbuh bersama usia: ego.
Kita belajar membangun reputasi, menjaga harga diri, dan berusaha terlihat kuat, pintar, serta selalu benar. Tanpa sadar, kita membangun benteng yang membuat kita sulit mengakui kesalahan, meminta bantuan, atau sekadar menunjukkan penghargaan kepada orang lain. Padahal, kata-kata sederhana itu sering kali menjadi jembatan untuk membangun hubungan yang lebih sehat, hangat, dan manusiawi.
Buku ini mengajakmu untuk kembali mempelajari hal-hal kecil yang mungkin pernah kita kuasai sejak lama, tetapi perlahan terlupakan. Bukan sekadar tentang sopan santun, melainkan tentang keberanian untuk menurunkan ego, mengakui bahwa kita tidak selalu benar, dan menghargai manusia lain dengan tulus.
Sebab menjadi dewasa bukan berarti harus selalu terlihat kuat. Terkadang, kedewasaan justru dimulai dari keberanian untuk berkata, “Maaf.” “Tolong.” “Terima kasih.” dan “Permisi.”
BELAJAR DEWASA LEWAT KATA-KATA KECIL
Mengapa mengucapkan maaf, tolong, terima kasih, dan permisi terasa begitu mudah saat kita masih kecil, tetapi menjadi semakin sulit ketika dewasa? Bukan karena kita tidak tahu caranya, melainkan karena ada sesuatu yang tumbuh bersama usia: ego.
Kita belajar membangun reputasi, menjaga harga diri, dan berusaha terlihat kuat, pintar, serta selalu benar. Tanpa sadar, kita membangun benteng yang membuat kita sulit mengakui kesalahan, meminta bantuan, atau sekadar menunjukkan penghargaan kepada orang lain. Padahal, kata-kata sederhana itu sering kali menjadi jembatan untuk membangun hubungan yang lebih sehat, hangat, dan manusiawi.
Buku ini mengajakmu untuk kembali mempelajari hal-hal kecil yang mungkin pernah kita kuasai sejak lama, tetapi perlahan terlupakan. Bukan sekadar tentang sopan santun, melainkan tentang keberanian untuk menurunkan ego, mengakui bahwa kita tidak selalu benar, dan menghargai manusia lain dengan tulus.
Sebab menjadi dewasa bukan berarti harus selalu terlihat kuat. Terkadang, kedewasaan justru dimulai dari keberanian untuk berkata, “Maaf.” “Tolong.” “Terima kasih.” dan “Permisi.”
Spesifikasi
Judul : BELAJAR DEWASA LEWAT KATA-KATA KECIL
Penulis : D. Tri Utami
Halaman :
Ukuran : 13,5 x 20
Cetakan : 1, 2026
Isi Cetakan : DUO TONE
Kover: AC 230
Berat : 250
ISBN : –
Penulis
Penerbit
Penyunting
Tahun Terbit
Bahasa
Dimensi
Jenis Cover